Keterangan Kepemilikan dan Pengelolaan

Identitas Jurnal dan Penerbit


Nama Jurnal: Agrifitia: Journal of Agribusiness Plantation
Penerbit: Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian INSTIPER. 
E-ISSN: 2809-705X
P-ISSN: 2809-6835
Frekuensi terbitan: dua kali setahun (Maret dan September)
Email Jurnal: agrifitia@instiperjogja.ac.id
Alamat: Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Stiper (INSTIPER)
Jl. Nangka II, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta 55282

1. Kepemilikan Jurnal


Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian INSTIPER bertanggung jawab atas dukungan institusional dan administratif Jurnal Agrifitia, termasuk penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur penerbitan jurnal, website, serta layanan lain yang diperlukan untuk menjamin keberlanjutan penerbitan jurnal. Pengelolaan ilmiah dan editorial Jurnal Agrifitia dilaksanakan oleh Tim Editor di bawah kepemimpinan Ketua Redaksi. Tim Editor bertanggung jawab atas pengelolaan pengajuan naskah, proses peer review, evaluasi editorial, pengambilan keputusan publikasi, serta penerapan kebijakan editorial dan publikasi jurnal.
 
2. Independensi Editorial

Kepemilikan atau pengelolaan jurnal tidak boleh memengaruhi keputusan editorial terhadap naskah. Keputusan mengenai penerimaan, revisi, atau penolakan artikel dilakukan berdasarkan pertimbangan akademik dan editorial yang relevan, termasuk kualitas ilmiah, orisinalitas, metodologi, kejelasan penyajian, relevansi terhadap ruang lingkup jurnal, hasil proses peer review, dan kepatuhan terhadap kebijakan etika publikasi.
Penerbit, pemilik jurnal, sponsor, mitra, maupun pihak lain yang memberikan dukungan terhadap jurnal tidak diperkenankan melakukan intervensi yang tidak semestinya terhadap proses penilaian ilmiah atau keputusan editorial.
Prinsip Independensi Editorial: Keputusan editorial harus didasarkan pada pertimbangan ilmiah dan etika publikasi, serta tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan komersial, pribadi, institusional, politik, maupun bentuk kepentingan lain yang tidak relevan dengan kualitas ilmiah naskah.

3. Struktur Pengelolaan


Pengelolaan Agrifitia melibatkan struktur editorial dan administratif yang menjalankan fungsi sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Struktur tersebut dapat mencakup:

  1. Penerbit atau Pengelola Jurnal, yang bertanggung jawab terhadap dukungan organisasi, keberlanjutan jurnal, infrastruktur penerbitan, dan tata kelola umum.
  2. Editor in Chief, yang bertanggung jawab memimpin kebijakan dan proses editorial serta menjaga independensi, kualitas, dan integritas publikasi.
  3. Editor atau Section Editor, yang membantu pelaksanaan proses editorial, termasuk evaluasi awal, pengelolaan proses review, komunikasi dengan reviewer dan penulis, serta penyampaian rekomendasi editorial.
  4. Reviewer, yang memberikan penilaian ilmiah secara independen dan objektif terhadap naskah sesuai dengan kompetensi bidang keilmuan masing-masing.
  5. Tim Editorial dan Administratif, yang mendukung pengelolaan naskah, komunikasi editorial, penyuntingan, produksi, publikasi, pengarsipan, dan pemeliharaan sistem jurnal.

Struktur dan keanggotaan tim editorial dapat diperbarui sesuai dengan kebutuhan pengelolaan jurnal. Informasi mengenai pihak yang menjalankan fungsi editorial utama disampaikan melalui halaman resmi jurnal.

4. Tanggung Jawab Penerbit dan Pengelola


Penerbit dan pengelola Agrifitia berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan penerbitan ilmiah yang bertanggung jawab, termasuk:

  1. menyediakan sistem dan infrastruktur yang mendukung proses pengiriman, pengelolaan, penilaian, dan publikasi naskah;
  2. mendukung independensi dan integritas proses editorial;
  3. memastikan kebijakan jurnal tersedia dan dapat diakses oleh publik;
  4. mendukung penerapan proses Double-Blind Peer Review sesuai kebijakan jurnal;
  5. mendukung penanganan dugaan pelanggaran etika publikasi dan integritas akademik;
  6. menjaga keberlangsungan akses terhadap artikel yang telah diterbitkan sesuai kebijakan pengarsipan dan preservasi jurnal; dan
  7. melakukan pengembangan tata kelola jurnal secara berkelanjutan sesuai kebutuhan dan perkembangan praktik penerbitan ilmiah.