APLIKASI PESTISIDA NABATI MAJA-GADUNG DAN METABOLIT SEKUNDER Beauveria bassiana Bals. UNTUK MENGENDALIKAN HAMA BELALANG PADA TANAMAN CABAI RAWIT

Authors

  • Budi Supono Indarjanto Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UNSOED, Indonesia
  • Mujiono Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UNSOED, Indonesia
  • Esa Istiqomah Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UNSOED, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55180/pro.v1i1.243

Keywords:

cabai, belalang, maja, gadung, Beauveria bassiana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi tunggal pestisida nabati maja-gadung, aplikasi tunggal metabolit sekunder Beauveria bassiana BIO B-10, aplikasi gabungan petisida nabati maja-gadung dan metabolit sekunder Beauveria bassiana terhadap populasi hama belalang, dan intensitas serangan hama belalang. Penelitian ini dilaksanakan dilahan cabai milik petani Desa Karangsalam Kecamatan Kedungbanteg dari bulan November 2020 hingga Februari 2021. Perlakuan yang diaplikasikan adalah perlakuan kontrol (PMG 0 ml/l + BIO B-10 0 ml/l), perlakuan tunggal PMG (2 ml/l, 8 ml/l), perlakuan tunggal BIO B-10 (2 ml/l, BIO B-10 4 ml/l), dan perlakuan gabungan (PMG 2 ml/l + BIO B-10 2 ml/l, PMG 2 ml/l + BIO B-10 4 ml/l, PMG 8 ml/l + BIO B-102 ml/l, PMG 8 ml/l + BIO B- 10 4 ml/l). Unit-unit perlakuan diatur secara Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan. Variabel yang diamati yaitu populasi dan intensitas serangan belalang. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan aplikasi tunggal dan gabungan pestisida nabati maja-gadung dan metabolit sekunder BIO B-10 mampu menekan populasi hama belalang. Perlakuan tunggal metabolit sekunder BIO B-10 konsentrasi 4 ml/l (P0B2) dan perlakuan tunggal pestisida nabati maja-gadung konsentrasi 4ml/l (P1B0) mampu menekan populasi hama belalang sebesar 88% dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan aplikasi tunggal dan gabungan pestisida nabati maja- gadung dan metabolit sekunder BIO B-10 juga memberikan pengaruh terhadap intensitas serangan hama belalang. Intensitas serangan hama belalang tertinggi pada perlakuan kombinasi P2B1 sebesar 5,9% dan intensitas serangan hama belalang terendah pada perlakuan tunggal petisida nabati (P1B0) sebesar 1,1%.

Kata kunci: Cabai, Belalang, maja, gadung, dan Beauveria bassiana

Downloads

Published

2022-07-21

How to Cite

Indarjanto, B. S. ., Mujiono, & Istiqomah, E. (2022). APLIKASI PESTISIDA NABATI MAJA-GADUNG DAN METABOLIT SEKUNDER Beauveria bassiana Bals. UNTUK MENGENDALIKAN HAMA BELALANG PADA TANAMAN CABAI RAWIT. PROSIDING SEMINAR NASIONAL INSTIPER, 1(1), 57–64. https://doi.org/10.55180/pro.v1i1.243

Issue

Section

Articles

Citation Check