Pendekatan Terpadu dalam Teknik Peningkatan Kesuburan Tanah untuk Pertanian Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.55180/agi.v9i2.1905Keywords:
biochar, soil fertility, soil management, soil microorganisms, sustainable agricultureAbstract
Soil fertility is a key foundation for supporting the productivity and sustainability of agricultural systems, particularly amidst the challenges of land degradation and climate change. This study aims to comprehensively examine various techniques for improving soil fertility within a sustainable agriculture framework. The study employed a qualitative, descriptive approach using library research, through the search and analysis of various scientific journals, agronomy books, and research reports related to soil management. Data analysis was conducted using content analysis techniques, including data reduction, thematic classification, presentation, and comparative synthesis. The study identified five key techniques effective in improving soil quality: the use of organic fertilizers, soil liming, crop rotation and diversification, the utilization of soil microorganisms, and the application of biochar. Overall, each technique significantly contributed to improving the physical, chemical, and biological properties of the soil, increasing nutrient efficiency, and strengthening agroecosystem resilience. The comparative analysis demonstrated that the integration of these five techniques has the potential to produce a more holistic and adaptive soil management system suited to tropical agricultural conditions, particularly in Indonesia. This integrated approach is a crucial strategy for supporting long-term food security and environmental sustainability.
References
Abdillah, L., Septian, M. H., & Sihite, M. (2021). Potensi Pemanfaatan Mikoriza Arbuskula (AM) pada Lahan Hijauan Pakan. Journal of Livestock Science and Production, 5(2), 362–370. https://doi.org/10.31002/jalspro.v5i2.5312
Balai Penelitian Tanah. (2006). Karakteristik, Potensi, dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Indonesia. https://www.semanticscholar.org/paper/KARAKTERISTIK%2C-POTENSI%2C-DAN-TEKNOLOGI-PENGELOLAAN-Tanah/25e676313de428a708662347af41d367674951a1
Berlian, I., Setyawan, B., & Hadi, H. (2013). Mekanisme Antagonisme Trichoderma spp. terhadap Beberapa Patogen Tular Tanah. Warta Perkaretan, 32(2), 74. https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v32i2.39
Budiasa, I. W. (2018). Pertanian Berkelanjutan Teori dan Pemodelan. Udayana University Press.
Efendi, E. (2016). Implementasi Sistem Pertanian Berkelanjutan dalam Mendukung Produksi Pertanian. Warta Dharmawangsa, (47). https://doi.org/10.46576/wdw.v0i47.231
Furidha, B. W. (2023). Comprehension of the Descriptive Qualitative Research Method: A Critical Assessment of the Literature. Acitya Wisesa: Journal of Multidisciplinary Research, 1–8. https://doi.org/10.56943/jmr.v2i4.443
Handayanto, E., Muddarisna, N., & Fiqri, A. (2017). Pengelolaan Kesuburan Tana. UB Press.
Hartatik, W., Husnain, H., & Widowati, L. R. (2015). Peranan Pupuk Organik Dalam Peningkatan Produktivitas Tanah Dan Tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(2), 140352. https://doi.org/10.2018/jsdl.v9i2.6600
Irwan, A. W., & Nurmala, T. (2018). Pengaruh pupuk hayati dan pengapuran terhadap produktivitas kedelai di tanah Inceptisol Jatinangor. Kultivasi, 17(2), 656–663. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v17i2.18117
Lal, R. (2018). Soil Quality and Food Security: The Global Perspective. Dalam Rattan Lal (Ed.), Soil Quality and Soil Erosion (1 ed., hlm. 3–16). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9780203739266-1
Mendrofa, P. K. T., Waruwu, A. B. S., & Lase, N. K. (2024). Kajian Literatur: Potensi Rhizobium Dalam Fiksasi Nitrogen Sebagai Solusi Ramah Lingkungan Untuk Peningkatan Kesuburan Tanah. Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 1(2), 156–161. https://doi.org/10.70134/penarik.v1i2.223
Nopriani, L. S., Hanuf, A. A., & Albarki, G. K. (2023). Pengelolaan Keasaman Tanah dan Pengapuran. UB Press.
Pakpahan, T. E., Hidayatullah, T., & Mardiana, E. (2020). Aplikasi Biochar dan Pupuk Kandang terhadap Budidaya Bawang Merah di Tanah Inceptisol Kebun Percobaan Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. Agrica Ekstensia, 14(1). https://doi.org/10.55127/ae.v14i1.41
Roidah, I. S. (2013). Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah. Jurnal BONOROWO, 1(1), 30–43. https://doi.org/10.36563/bonorowo.v1i1.5
Siregar, Fandy Ahmad. (2023). Pengembangan Sistem Pertanian Berkelanjutan untuk Mencapai Keberlanjutan Pangan. https://doi.org/10.31219/osf.io/qmynh
Siregar, Fandy A. (2023). Penggunaan Pupuk Organik dalam Meningkatkan Kualitas Tanah dan Produktivitas Tanaman (Fyz8v_v1). OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/fyz8v
Soewandita, H. (2008). Studi Kesuburan Tanah dan Analisis Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Tanaman Perkebunan di Kabupaten Bengkalis. 10(2).
Suprihatin, A., & Amirullah, J. (2018). Pengaruh Pola Rotasi Tanaman terhadap Perbaikan Sifat Tanah Sawah Irigasi. Jurnal Sumberdaya Lahan, 12(1), 49–57.
Talakua, S. M. (2019). Identifikasi Degradasi Tanah dan Pengaruh Faktor Penggunaan Lahan Terhadap Degradasi Tanah Pada Kebun Campuran Dan Semak Belukar Di Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Propinsi Maluku. JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN, 15(1), 13–20. https://doi.org/10.30598/jbdp.2019.15.1.13
Waruwu, D. R. Y., & Lase, N. K. (2025). Peran Bakteri Pengikat Nitrogen dalam Meningkatkan Kesuburan Tanah dan Produktivitas Pertanian: Kajian Literatur. Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 109–114. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i1.231
Yuwono, N. W. (2009). Membangun Kesuburan Tanah di Lahan Marginal. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 9(2), 137–141.
Yuwono, N. W. (2019). Pembangunan Pertanian Membangun Ideologi Pangan Nasional. Lily Publisher.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.






